22 Desember 2014. Hari Ibu.
Ah, banyak sekali yang ingin saya
ceritakan. Tentu banyaknya itu tentang ibu saya sendiri. Seorang gadis manis bermata
teduh yang mudah sekali bergaul. Namanya Kartiniwati Binti Abbas. Perempuan berambut
panjang yang suka sekali makan makanan yang tidak berkuah. Hobinya membersihkan
rumah, memelihara beragam bunga aneka warna, dan memanjakan putra kesayangan
satu-satunya -dan itu adalah saya, heheu. Dulu dia pernah bercita-cita:
walaupun nanti saya sudah sukses dan punya banyak uang, dia tetap ingin
mengirimkan saya uang bulanan, semampunya dia saja :)))). Dan tentunya,
seandainya itu benar terjadi, maka saya akan dengan sangat senang menerima uang
kirimannya. Karena saya tahu, satu hal yang paling membahagiakan untuk dia
adalah membuat saya bahagia. Ah, dia manis sekali. :)
Salah satu hobinya yang lain adalah menyetrika baju yang akan saya pakai sambil berbicara sendiri, seolah dia tengah mengobrol bersama saya
di masa depan. Ini lucu sekali. Keinginannya adalah saya menjadi pegawai
kelurahan di dekat rumah kami. Jadi setiap jam makan siang, saya akan pulang ke
rumah untuk menemui dan memakan masakannya. Keinginan yang sederhana sekali,
tapi saya menyukainya. Saya selalu berpikir bahwa dialog bersama dialah yang
membuat saya menyukai hal-hal yang sederhana. Hal yang membuat saya lebih mudah
tersentuh pada kisah-kisah sederhana. Seperti saat dia mengajak saya untuk
mendengarkan obrolannya bersama seorang nenek renta penjaja opak keliling di
kota kami. Saya ingat sekali hari itu, satu sore setelah hujan reda. :)
Tak ada cerita yang lain bersamanya selain bergembira. Saya hampir
bisa mengingat semuanya. Meski tak sedikit bumbu-bumbu pembangkangan khas
remaja yang pernah saya lakukan dulu. Mungkin saja itu pernah membuat dia marah, tapi
yakinlah dia tak pernah benar-benar marah. Dia tak akan sanggup untuk bisa
benar-benar marah, sebesar apapun kesalahan yang pernah saya lakukan. Seperti juga
panggilannya yang mesra itu: “bujang kesayangan”, bila diterjemahkan, maka
artinya adalah: “anak laki-laki kesayangan”. Fasih sekali dia dengan panggilan
khasnya itu. Bahkan saya masih bisa membayangkan dengan jelas bagaimana cara dia melafalkan
kata-kata itu. :D
Haaa, masih terlalu banyak. Tapi mungkin seperti ini: saya
selalu berusaha bersikap sebaik mungkin pada perempuan. Meski terkadang saya masih
gagal, ah ya, biar saja. Dan saat saya pertama kali mendengarkan lagu “Daughters”
milik John Mayer, saya pikir seperti itulah yang paling ingin saya pikirkan.
Perempuan adalah mahluk ajaib. ;)
***
Daughters – By John
Mayer
I know a girl
She puts the color inside of my world
But she's just like a maze
Where all of the walls all continually change
And I've done all I can
To stand on her steps with my heart in my hands
Now I'm starting to see
Maybe it's got nothing to do with me
Fathers, be good to your daughters
Daughters will love like you do
Girls become lovers who turn into mothers
So mothers, be good to your daughters too
Oh, you see that skin?
It's the same she's been standing in
Since the day she saw him walking away
Now she's left
Cleaning up the mess he made
So fathers, be good to your daughters
Daughters will love like you do
Girls become lovers who turn into mothers
So mothers, be good to your daughters too
Boys, you can break
You'll find out how much they can take
Boys will be strong
And boys soldier on
But boys would be gone without the warmth from
A womans good, good heart
On behalf of every man
Looking out for every girl
You are the god and the weight of her world
So fathers, be good to your daughters
Daughters will love like you do
Girls become lovers who turn into mothers
So mothers, be good to your daughters too
She puts the color inside of my world
But she's just like a maze
Where all of the walls all continually change
And I've done all I can
To stand on her steps with my heart in my hands
Now I'm starting to see
Maybe it's got nothing to do with me
Fathers, be good to your daughters
Daughters will love like you do
Girls become lovers who turn into mothers
So mothers, be good to your daughters too
Oh, you see that skin?
It's the same she's been standing in
Since the day she saw him walking away
Now she's left
Cleaning up the mess he made
So fathers, be good to your daughters
Daughters will love like you do
Girls become lovers who turn into mothers
So mothers, be good to your daughters too
Boys, you can break
You'll find out how much they can take
Boys will be strong
And boys soldier on
But boys would be gone without the warmth from
A womans good, good heart
On behalf of every man
Looking out for every girl
You are the god and the weight of her world
So fathers, be good to your daughters
Daughters will love like you do
Girls become lovers who turn into mothers
So mothers, be good to your daughters too
Selamat Hari Ibu. Selamat Hari Ibu. ;)
Cikarang, 22 Desember 2014.
Setiap ibu pasti hobi beres2...tp sebenarnya itu bukan hobi..tapiiii...yah begitulah..kalo bukan ibu siapa lagi yg mau beres2???apalagi punya anak ky km partner yg hobinya berantakin xixixixi
BalasHapusAhahaa. Kalo dia mah beneran hobi, Az, percaya deh, ahahaa. Saya jadi ingat dia pernah bilang kalo dia suka banget sama kamu, :))))))))))
BalasHapusLike mother like son dong..wkwkwkkwkw
BalasHapusAhahahaaa. Masih dengan kepercayaan diri yang sama, hahahahaattcyuuu
BalasHapus