Selasa, 08 Juli 2014

Selamat Sore, Indonesia

Selamat sore, Indonesia! Untuk reuni akbar kita semester ini
Juga untuk jamuanku terhadapmu yang terasa hambar saja
Pada menu harian kopi pahit yang sudah terlanjur dingin
Pada semangatku dan mu yang mulai kendur
Pada semestamu yang berpesta dalam buncahan panik membahana

Selamat sore, Indonesia! Untuk sudi hadir di undangan kepedihan raya
Di sela-sela kesibukanmu mengatur jadwal kenegaraan
Pada safarimu yang kian kemari, menari, pesta-pora
Pada paksaanmu untuk menelan gula kata gombal
Pada tanah kelahiranku yang kausimpan rapi dalam kocek ajaibmu

Selamat sore, Indonesia! Untuk ujar congkakmu tentang keadilan sosial
Senang berkaca pada tembok-tembok muram apartemen mewah
Pada pejabat korupmu yang tak kenal siapa
Pada punggawa istanamu yang senang sekali memerintah tanpa kerja
Pada kaum lusuhmu yang kian hari kian meregang,

Selamat sore, Indonesia! Untuk kembang nostalgia kita yang sebentar lagi gugur
Ditimpa cahaya sepenggalan serta langit mendung yang keseringan gagal hujan
Pada mahkotamu yang terlalu sombong, terlalu bergaya
Pada mahligaimu yang terlampau seronok mata
Pada pucuk-pucuk harapan anak bangsa terlena

Selamat sore, Indonesia! Untuk lembaranmu yang padat cerita
Tersekat kini pada pintu baja murni yang mustahil untuk kudobrak
Tersimpan di sana bara digjaya purbakala, super lautan klenik tetap lestari

Indonesia, selamat sore!

Persada, 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar