Tiba-tiba saja sekitar sebulan terakhir ini banyak
bermunculan berita tentang orang ini. Di media sosial apa lagi, banyak sekali. Sebelumnya
saya tak pernah mendengar namanya. Dengar-dengar, katanya dia menteri. Menteri apa
juga saya tidak tahu. Kalau tak salah namanya Gita Irawan Wirjawan. Namanya gencar
sekali dipromosikan di berbagai media sosial, berita online, dan yang lain,
bahkan sangat berlebihan saya pikir. Disebutkan di situ, bahwa dia adalah
seseorang yang sangat luar biasa. Tapi terus terang saja, saya pikir cara
promosinya sedikit standar dan banyaknya norak,
hahaa. Dan kesan keseluruhan yang saya dapat adalah: “ini adalah contoh gamblang
orang tak tenar, yang dipaksakan tenar”. :p
Saya tak berkomentar sebagai seorang yang punya kepentingan politik.
Saya bahkan tak terlalu mengerti politik sebenarnya, hahaa. Dan untungnya saya
tak terlalu tertarik juga membahas apakah orang ini oke untuk menjadi kandidat
pejabat di negeri ini atau tidak. Tapi saya pikir, orang ini terlihat sangat
konyol dengan propaganda-propagandanya yang sangat tak menarik. Membaca judul-judul
beritanya saja sudah berhasil membuat saya eneg
duluan, boro-boro jadi pengen baca
isinya, beneran. Cape deh! Saya tak
terlalu tahu apakah aslinya orang ini benar hebat seperti yang digembar-gemborkan
media atau tidak. Tapi satu yang saya tahu pasti, bahwa saya sepertinya sudah
positif tak akan memilihnya jadi pejabat, bahkan sebagai ketua RT di pedalaman
Bengkulu sekalipun. Karena saya pikir, tingkat ke-norak-an orang ini sudah jauh melewati tingkat batas normal. Keterlaluan!
:D
Mungkin sebenarnya saya
adalah salah satu korban propaganda dari tim-tim yang mempromosikan Gita
Wirjawan. Karena mengaku atau tidak, saya jadi ikut memasarkan namanya lewat
tulisan di blog ini juga kan ya, ahahaa. Tapi biarin aja.
Saya tak tertarik membahas apa saya di sini jadi menghambat atau malah jadi
membantu perjuangan Gita. Kalau nyatanya saya menghambat, ya saya minta maaf. Kalau
nyatanya saya membantu, saya ucapkan selamat. :D *highfive, lol, :p
Cikarang, 10 Desember 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar